Mengenal Gaya Rumah Minimalis di Jepang

Rumah Jepang kontemporer merupakan keseimbangan antara nilai-nilai tradisional dalam pengorganisasian ruang dan inovasi arsitektural yang dinamis melalui permainan material, pencahayaan, ruang dan bentuk. Desain rumah Jepang menantang berbagai aturan tentang bagaimana cara memanfaatkan ruang dan menonjolkan “micro-living” minimalis

Lingkungan permukiman kota dengan kepadatan tinggi dengan lalu lintas pejalan kaki yang padat dan petak lahan sempit di Jepang membuat arsitek memunculkan beberapa ide tata letak menarik yang hemat ruang dan melindungi privasi. Jendela-jendela yang ditempatkan secara strategis, dinding berbentuk lengkung, panel tembus pandang, dan teras tersembunyi merupakan salah satu trik inovatif yang diutamakan untuk memaksimalkan cahaya matahari dan pemandangan langit cerah, mempertahankan privasi, dan memanfaatkan setiap sudut ruang yang tersedia.

Dengan mengenal gaya rumah minimalis di Jepang, Anda akan lebih mengenal tentang bagaimana cara menjalani rutinitas sehari-hari di rumah dan mengetahui cara warga perkotaan memanfaatkan ruang yang mereka miliki. Berikut adalah 9 perspektif baru tentang arsitektur rumah Jepang modern, baik itu dari segi estetika, fungsional, ataupun suasana.

Kemewahan view

Desain rumah Jepang di perbukitan ini sangat menonjol dengan pola geometrinya. Cahaya alami, view, dan privasi sangat penting bagi interior rumah ini. Untuk mencapai tujuan ini, FORM/Kouichi Kimura Architect menonjolkan permainan komposisi masif dan void yang spektakuler dan beberapa fokus view terbaik yang dipilih dengan cermat.

Terbuka & ‘continuity ‘

Nilai utama dari gaya rumah Jepang modern bertumpu pada tidak adanya dinding-dinding penyekat untuk menciptakan continuity ruang dan memudahkan aliran organik antara struktur interior dan eksterior. Arsitek Jepang seperti Tadao Ando, ​​telah menerjemahkan konsep Zen ini melalui penggunaan material, geometri, dan alam serta ruang terbuka untuk menciptakan hubungan erat antara lingkungan alam, lahan, dan bangunannya tanpa mengorbankan privasi.

When East meet West

Filosofi tradisional Zen Jepang mengilhami esensi alami sederhana yang ditemukan dalam arsitektur dan desain minimalis. Garis, bentuk, ruang, cahaya, dan material adalah beberapa elemen penting yang menjadi inti estetika desain yang sangat populer ini.


Dalam perkembangannya, desain rumah Jepang juga sering dikaitkan dengan arsitektur organik yang diciptakan oleh Frank Lloyd Wright yaitu filosofi arsitektur yang menonjolkan keharmonisan antara hunian dan alam. Konsep ini dicapai melalui pendekatan desain yang bertujuan untuk bersahabat dan terintegrasi dengan alam sekitarnya, sehingga bangunan, furnitur, dan lingkungan menjadi bagian dari komposisi yang menyatu dan saling terkait. Hingga kini, istilah arsitektur organik biasanya dikaitkan dengan bangunan yang bentuk atau fungsinya meniru alam.

Efisiensi ruang

Memanfaatkan sebagian besar lahan bangunan kecil dan sempit di kota berpenduduk padat seperti Tokyo bukanlah hal yang mudah. Di sisi lain, gaya rumah Jepang sangat menjunjung tinggi efisiensi, yang tampil dengan berbagai cara. Salah satunya adalah cara mengatur tata letak rumah agar memanfaatkan setiap sudut ruang yang tersedia.

Material kreatif

Para inovator berusaha menafsirkan ulang beton sebagai material kreatif. Namun, keseimbangan itu terlalu sering ditampilkan oleh tuntutan kehidupan kota dan beberapa orang mencari material alternatif lain.

Siap Bangun Rumah Idaman Anda Bersama Keluarga ?

Email Facebook Twitter

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapatkan Penawaran Terbaik Kami

X